HPN: Ketua DPC PJS Basel Ingatkan standart Etika Jurnalistik dan perangi Disinformasi 

Politik11 Dilihat
banner 468x60

Bangka Selatan, gashnews.com – Hari Pers Nasional adalah momentum penting yang memperingati kebebasan pers dan menghargai peran media dalam menyediakan informasi kepada masyarakat.

Dalam konteks ini, setiap pelaku insan Pers memiliki berbagai sudut pandang yang berbeda, namun hakekatnya esensi tetap sama dalam memaknai Hari Pers Nasional.

banner 336x280

Pertama-tama, Hari Pers Nasional memperkuat esensi demokrasi. Keberadaan pers yang bebas dan independen adalah salah satu pilar utama dalam menjaga keseimbangan kekuasaan dalam suatu negara.

Melalui informasi yang akurat dan berimbang, pers memungkinkan masyarakat untuk terlibat secara aktif. Oleh karena itu, Hari Pers Nasional harus dianggap sebagai hari yang merayakan keberhasilan demokrasi yang sehat.

Kedua, Hari Pers Nasional memperjuangkan kebebasan berekspresi. Dalam sebuah masyarakat yang demokratis, hak untuk menyatakan pendapat dan mengakses informasi adalah hak asasi yang harus dijunjung tinggi.

Pers berperan sebagai wadah untuk mengkampanyekan gagasan dan pandangan, serta memberikan suara kepada yang tidak terdengar.

Dengan memperingati Hari Pers Nasional, kita menghargai pentingnya kebebasan berekspresi dan melindungi ruang bagi ragam pendapat.

Selain itu, Hari Pers Nasional menjadi ajang refleksi bagi profesi jurnalistik. Seiring dengan perubahan dinamika media dan teknologi, tantangan yang dihadapi oleh jurnalis semakin kompleks. Mulai dari perubahan model bisnis hingga ancaman terhadap keamanan dan integritas jurnalis.

Hari Pers Nasional mengingatkan kita akan pentingnya mendukung dan melindungi profesi ini. Meneguhkan komitmen untuk memastikan keamanan, kebebasan, dan independensi jurnalis adalah bagian integral dari peringatan Hari Pers Nasional.

Namun demikian, Hari Pers Nasional juga harus dijadikan momentum untuk introspeksi. Meskipun pers memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk opini publik dan memerangi ketidakadilan, kita juga harus mengakui bahwa tidak semua media bertindak dengan integritas yang sama.

Penyebaran informasi palsu, bias, dan manipulatif semakin mengintensifkan tantangan dalam mencari kebenaran dan membangun masyarakat yang cerdas.

karena itu, peringatan Hari Pers Nasional harus diiringi dengan komitmen untuk meningkatkan standar etika jurnalistik, mengedepankan kebenaran, dan memerangi disinformasi.

Secara keseluruhan kesimpulan, memaknai Hari Pers Nasional adalah kesempatan untuk merayakan keberhasilan pers dalam membangun masyarakat yang demokratis dan beradab.

Namun, lebih dari sekadar perayaan, peringatan ini juga harus menjadi panggilan untuk bertindak, menghadapi tantangan, dan memastikan bahwa kebebasan pers tetap menjadi fondasi yang kokoh bagi peradaban berbangsa dan bernegara serta menjunjung tinggi etika dan moral anak bangsa.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *