TOBOALI ? Kampung Keramat tagak, Diyakini menyisahkan banyak kisah sejarah !

Bangka Selatan104 Dilihat
banner 468x60

Bangka Selatan , gashnews.com – Asal Usul nama TOBOALI, Pada ulasan Sebelumnya salah satu tokoh masyarakat Toboali Erwandi atau biasa di sapa Bang Wiwid. Sebelumnya ia ingin menguatkan dan pernah menceritakan tentang penumpasan lanon atau bajak laut dari Bugis, Tepatnya di Wilayah keramat atau kampung tagak,”

Kampung Keramat tagak sendiri dulunya merupakan kampung lama atau kampung tua pada zaman dahulu. Hal tersebut Diduga kuat dan banyak diyakini oleh masyarakat Toboali.

banner 336x280

Di era pemerintahan Mahmud Badaruddin I , Pada kala itu pernah mengirimkan pasukan ke pulau Bangka dan Belitung pada tahun 1725 yang saat ini telah menjadi provinsi sendiri. Bertujuan untuk menumpaskan para lanon atau perompak bajak laut tersebut.

Pada kala itu peranan lada sebagai komoditas utama Palembang, kemudian berangsur-angsur digantikan oleh timah

Mahmud Badaruddin 1 memastikan kekuasaan Palembang atas Bangka dan Belitung sebagai penghasil Timah

Karna pada abad ke 16 timah telah di temukan oleh dari salah satu suku yang ada di Indonesia.

Setelah abad ke 17 tepat nya tahun 1731 masehi para penambang dari Bugis kembali mengelola hasil timah secara besar-besaran

Mendengar hal tersebut pada masa itu terjadilah kerjasama antara kesultanan Palembang dengan VOC untuk mengalahkan pemberontakan di Bangka

Setelah mengalahkan pemberontakan di bangka sejak saat itu ia mendatangkan para penambang timah ke Bangka

Mahmud Badaruddin I sendiri menikahi peranakan dari etnis Tionghoa untuk di jadikan sebagai istrinya, dan juga menunjuk beberapa orang Tionghoa muslim sebagai pejabat urusan pertambangan timah di Bangka.

Di akhir masa pemerintahannya, diperkirakan telah terdapat 25.000-30.000 orang Tionghoa yang menetap di Bangka.

Mahmud Badaruddin I dianggap sebagai seorang Sultan yang berhasil memerintah dengan baik dan bijaksana. Ia mendapatkan dukungan dari para bangsawan serta bertukar-pikiran dengan mereka dalam menjalankan pemerintahannya.

VOC tidak terlalu mencampuri pemerintahannya, karena kondisi keuangan yang memburuk pada saat itu, serta adanya persaingan dengan Inggris dan Bugis yang telah cukup menguat pula di belahan barat nusantara.

Konflik utama Kesultanan Palembang pada masa pemerintahannya ialah dengan Kesultanan Banten; yaitu memperebutkan kekuasaan atas Lampung, Selain merupakan penghasil lada juga telah mulai memproduksi emas sejak tahun 1730-an. Meskipun VOC tahun 1738 menengahi perselisihan tersebut dan memenangkan klaim Banten;

Mahmud Badaruddin I tetap memberikan hadiah, berupa piagam, dan gelar kepada para kepala adat (ponggawa) Tulang Bawang dan sekitarnya, sehingga mereka menyukainya dan sebagian hasil komoditas Lampung mereka jual kepada para pedagang Palembang,” jelas Wiwid kepada gashnews.com Selasa, 31/10/2023,

hal tersebut berdasarkan cerita dan arsip-arsip yang dikemas oleh bang Wiwid berdasarkan fakta kutipan dari sejarahwan Palembang, yang bertujuan bukan menyamakan dengan kota lain, namun hal ini sekilas menguatkan tentang sejarah berdirinya kota Toboali.

Meskipun Ulasan di atas menuai sendiran dan agak berseberangan dengan tentang hari jadinya kota Toboali, Namun apalah daya akhirnya secara resmi telah di tetapkan jatuh pada tanggal 25 Oktober 1708. Dan menjadi kota tertua di kepulauan Bangka Belitung.

Editor: sy

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *