GASH – Senja di bulan suci Ramadhan selalu membawa pesan yang lembut bagi hati manusia. Ketika matahari perlahan tenggelam di ujung selatan pulau Bangka, Yayasan Tim BAHER Kembali memberikan semangat dalam membagikan 300 paket Takjil kepada masyarakat dan para santri di empat titik lokasi di wilayah Toboali, kabupaten Bangka Selatan.
Di momen penuh keberkahan yang bertajuk “Ramdhan Berkah Berbagi takjil” ini, senyum ceria terpancar dari kebersamaan Tim BAHER yang kembali menebar kebaikan kepada sesama hingga memancarkan cahaya Senyum para santri, doa dari anak-anak panti, hingga rasa syukur masyarakat yang menerima
Takjil yang dibagikan berupa Ketupat Cicep dan hidangan berbuka lainnya, disalurkan di empat lokasi yakni Pondok Pesantren Mulamuzatul Ihsan, Pondok Pesantren Tarbiyatul Mubtadi’in, Panti Yamusli, dan Simpang Lima Habang.
Ketua Tim BAHER, Harry Andriantoni Pria sederhana yang akrab disapa Hayi, menyampaikan bahwa kegiatan berbagi ini bukan sekadar memberi makanan untuk berbuka, melainkan sebuah pengingat tentang makna kemanusiaan dan rasa syukur.
“Ramadhan adalah bulan yang mengajarkan kita tentang makna berbagi dan kepedulian. Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan bahwa kebahagiaan sejati lahir ketika kita mampu menghadirkan senyum bagi orang lain. Apa yang kami lakukan hanyalah bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas nikmat yang telah diberikan,” ungkap Hayi. Jum’at, (6/3/2026).
Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Tarbiyatul Mubtadi’in, Kyai H. Rosidi, turut menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas kepedulian Tim BAHER kepada para santri.
“Alhamdulillah kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Tim BAHER yang telah berbagi takjil kepada para santri di pondok pesantren kami. Kegiatan ini bukan hanya membantu para santri dalam berbuka puasa, tetapi juga menjadi wujud kepedulian dan kebersamaan di bulan suci Ramadhan. Semoga kebaikan ini menjadi amal ibadah dan membawa keberkahan bagi kita semua,” tuturnya.
Di bulan Ramadhan, setiap kebaikan ibarat cahaya kecil di tengah senja. Mungkin tampak sederhana, namun jika dilakukan dengan keikhlasan, cahaya itu mampu menerangi banyak hati.







