GASH – PT TIMAH (Persero) Tbk berkolaborasi dengan Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepulauan Bangka Belitung (Babel) untuk memperkuat edukasi dan pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan kerja pertambangan. Upaya ini sekaligus mendorong terciptanya lingkungan kerja yang sehat dan aman guna mendukung keselamatan serta produktivitas pekerja.
Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui sosialisasi sekaligus pembahasan program rehabilitasi bagi pekerja tambang di wilayah operasional PT TIMAH khususnya di Sampur dan sekitarnya. Kegiatan yang diikuti oleh para mitra usaha PT TIMAH ini berlangsung di Ruang Rapat utama PT TIMAH, Kamis (10/9/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah bersama PT TIMAH dan Polda Babel untuk meningkatkan pemahaman pekerja maupun mitra usaha mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika, khususnya terhadap keselamatan kerja di sektor pertambangan yang memiliki tingkat risiko tinggi.
Direktur Reserse Narkoba Polda Kepulauan Bangka Belitung, Kombes Pol Dr. Ronald F.C. Sipayung, menekankan pentingnya peran pimpinan perusahaan, mitra usaha dan tokoh masyarakat dalam mencegah penyalahgunaan narkotika di lingkungan pekerja tambang.
Ia mendorong agar pekerja tidak takut untuk mengikuti pemeriksaan, termasuk tes urine, sebagai bagian dari upaya mengetahui kondisi dan menentukan langkah penanganan yang sesuai.
Menurutnya, pendekatan rehabilitasi penting diberikan kepada pekerja yang merupakan pengguna atau korban penyalahgunaan narkotika. Penanganan tersebut diharapkan dapat membantu pekerja mendapatkan pemulihan sekaligus mencegah mereka kembali terpapar penyalahgunaan narkoba.
“Jangan takut untuk diperiksa. Kita ingin mengetahui kondisi yang sebenarnya sehingga bisa menentukan penanganan yang tepat. Kalau memang pengguna atau korban penyalahgunaan, kita dorong untuk mendapatkan rehabilitasi,” kata Ronald.
Ia juga menjelaskan bahwa langkah penegakan hukum tetap dilakukan terhadap pihak yang terbukti terlibat dalam peredaran gelap narkotika, termasuk pengedar maupun bagian dari jaringan peredaran narkoba.
Kolaborasi PT TIMAH dan Polda Babel ini diharapkan tidak hanya menjadi langkah penanganan, tetapi juga memperkuat budaya pencegahan di lingkungan pertambangan. Edukasi yang berkelanjutan diharapkan dapat meningkatkan kesadaran pekerja mengenai dampak narkoba terhadap kesehatan, keselamatan diri, rekan kerja, keluarga dan lingkungan sosial.







