GASH – Alunan lagu-lagu Mandarin yang berpadu dengan dentuman musik Disc Jockey (DJ) menciptakan suasana semarak dalam perayaan Hari Ulang Tahun Kelenteng Kwan Ti Miau di Desa Kaposang, Kabupaten Bangka Selatan, Kamis (6/8/2026) malam.
Perayaan tersebut berlangsung meriah dan dipadati masyarakat dari berbagai kalangan. Tidak hanya dihadiri warga keturunan etnis Tionghoa, sejumlah warga dari berbagai latar belakang juga tampak antusias ikut menyaksikan rangkaian acara, mencerminkan keharmonisan dan kebersamaan antarwarga.
Ketua Kelenteng Kwan Ti Miau, Bos Apiang, mengatakan kelenteng tersebut merupakan salah satu bangunan bersejarah yang telah berdiri sejak tahun 1828. Hingga kini, kelenteng tetap menjadi tempat ibadah dan penghormatan kepada para leluhur bagi masyarakat keturunan Tionghoa di wilayah tersebut.
“Menurut saksi-saksi terdahulu, kelenteng ini sudah berdiri sejak tahun 1828. Kami selalu berdoa agar diberikan kelancaran, kesehatan, kemakmuran, dan segala yang terbaik bagi seluruh masyarakat,” ujar Apiang. Didampingi Kiki Lim Tokoh pemuda setempat
Ia menambahkan, peringatan hari jadi Kelenteng Kwan Ti Miau rutin digelar setiap tahun sebagai bentuk penghormatan kepada para leluhur sekaligus menjaga warisan budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun.
“Setiap tahun kami selalu memperingati hari jadi Kelenteng Kwan Ti Miau sebagai bentuk penghormatan kepada para leluhur dan untuk terus melestarikan tradisi yang telah ada sejak dahulu,” tutupnya.







