GASH – Senja perlahan turun di ufuk ujung selatan Pulau Bangka. Angin laut dari pesisir Toboali berhembus lembut, seolah membawa kabar baik di bulan suci Ramadhan 2026. Di tengah suasana penuh harap itu, Yayasan Tim BAHER kembali menyalakan cahaya kepedulian bagi masyarakat yang membutuhkan.
Sebanyak 120 paket sembako kembali disalurkan langsung kepada masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir. Bantuan tersebut dibagikan kepada warga di Tanjung Ketapang (Kelurahan Tanjung Ketapang), Padang (Kelurahan Toboali), Sukadamai (Kelurahan Toboali), dan Baher (Kelurahan Toboali). Kamis 5 Maret 2026.
Paket sembako yang dibagikan adalah bentuk kasih sayang dan perhatian kepada masyarakat yang menjalani kehidupan di tepi laut.
Setiap paket berisi kebutuhan pokok untuk menyambut Ramadhan, di antaranya beras 5 kilogram, 10 bungkus mi instan (5 goreng dan 5 kuah), 2 kaleng sarden, 5 butir telur, 2 bungkus biskuit, 1 kaleng susu, 1 liter minyak goreng, serta 1 botol sirup Marjan yang akan menambah manisnya momen berbuka puasa.
Pantauan wartawan dilapangan, Kegiatan sosial ini turut didampingi oleh, Anggota Pengurus Tim BAHER, Lurah Tanjung Ketapang, perwakilan dari PT Timah Tbk, serta perwakilan Kementerian Sosial yang bertugas di wilayah Bangka Selatan. Kehadiran mereka menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap masyarakat dapat tumbuh melalui kebersamaan berbagai pihak.
Ketua Tim BAHER, Harry Andriantoni Pria Hamble yang akrab disapa Hayi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk rasa syukur sekaligus komitmen untuk terus berbagi dengan masyarakat, khususnya menjelang bulan suci Ramadhan.
“Alhamdulillah hari ini kami kembali dapat menyalurkan 120 paket sembako kepada masyarakat pesisir. Kami berharap bantuan sederhana ini bisa sedikit meringankan kebutuhan keluarga dalam menyambut bulan suci Ramadhan. Semoga apa yang kami lakukan menjadi ladang kebaikan dan semakin mempererat rasa kebersamaan di tengah masyarakat,” ungkap Hayi dengan penuh haru.
Senyum para penerima menjadi bukti bahwa kebaikan, sekecil apa pun, mampu menghadirkan harapan.












