GASH – Sosok pemuda yang memiliki semangat berprestasi sekaligus kepedulian sosial menjadi harapan bagi kemajuan daerah. Salah satu figur inspiratif tersebut adalah Sandri, pemuda kelahiran tahun 2001 yang berasal dari Desa Jeriji, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan.
Sejak kecil, Sandri telah dikenal sebagai sosok yang aktif dan berprestasi di dunia pendidikan. Saat masih duduk di bangku Sekolah Dasar, ia dikenal sebagai siswa yang cerdas dan kerap meraih peringkat pertama di kelasnya. Prestasi tersebut terus berlanjut ketika ia menempuh pendidikan di tingkat Sekolah Menengah Pertama, di mana ia berhasil menjadi salah satu lulusan terbaik.
Perjalanan pendidikannya kemudian berlanjut di SMAN 1 Toboali, tempat ia dikenal sebagai siswa yang aktif dalam berbagai kegiatan sekolah. Namun, setelah lulus SMA, Sandri tidak langsung melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Ia memilih untuk berhenti selama satu tahun demi membantu memenuhi kebutuhan keluarga sekaligus mengumpulkan biaya untuk melanjutkan pendidikan.
Semangatnya untuk terus belajar akhirnya membawanya melanjutkan pendidikan pada tahun 2021 di IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung (IAIN SAS BABEL). Di kampus tersebut, Sandri dikenal sebagai mahasiswa yang aktif, berprestasi, dan memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat.
Sejak semester pertama, ia sudah terlibat aktif dalam berbagai organisasi kemahasiswaan, seperti DEMA IAIN SAS BABEL, HIMA BKPI, UKM PIK-R MUTIARA, serta PMJB. Puncaknya terjadi pada tahun 2023 ketika ia dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua Umum PIK-R MUTIARA IAIN SAS BABEL.
Di bawah kepemimpinannya, organisasi tersebut berhasil meraih prestasi sebagai PIK-R Unggulan di tingkat Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, hingga dikenal di tingkat nasional. Prestasi tersebut menjadi salah satu bukti kepemimpinan dan dedikasinya dalam mengembangkan organisasi.
Pada tahun yang sama, Sandri juga dipercaya mewakili kampus sebagai delegasi dalam program KKN Melayu Serumpun PTKIN se-Sumatera. Dalam kegiatan tersebut, ia kembali mengukir prestasi dengan meraih Juara 1 Karya Tulis Ilmiah Terbaik serta Juara 1 Karya Inovasi Produk.
Perjalanan kepemimpinannya terus berlanjut pada tahun 2024 ketika ia kembali dipercaya mengemban amanah sebagai Wakil Presiden Mahasiswa IAIN SAS BABEL. Dalam masa kepemimpinannya, ia aktif menginisiasi berbagai kegiatan yang menjadi wadah kreativitas dan pengembangan potensi mahasiswa.
Tidak hanya itu, Sandri juga aktif mengikuti berbagai forum nasional, seperti Rapat Kerja Nasional BEM SI se-Indonesia di Pontianak, Kalimantan Barat, Musyawarah Nasional, serta menjadi delegasi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam agenda Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Mahasiswa Nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.
Pada tahun 2025, kiprahnya di tingkat nasional terus berlanjut dengan kembali menjadi delegasi Bangka Belitung dalam program Akademi Kepemimpinan Mahasiswa Nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama RI.
Di luar aktivitas kampus, Sandri juga aktif dalam organisasi eksternal seperti Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII). Melalui organisasi tersebut, ia sering terlibat dalam berbagai diskusi dan advokasi terhadap isu-isu sosial yang berkembang di daerah maupun tingkat nasional.
Prestasi kembali ia raih pada tahun 2025 dengan meraih Juara 1 dalam dua kategori lomba, yaitu Company Profile dan Pengembangan Ide Bisnis UMKM dalam kompetisi yang diselenggarakan oleh Kementerian Keuangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Selain aktif dalam dunia organisasi dan prestasi akademik, Sandri juga dikenal memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Ia pernah menjadi delegasi Bangka Belitung dalam program Langkah Mengabdi 2 yang dilaksanakan di Kampung Wisata Sarugo, Padang, Sumatera Barat. Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusinya dalam gerakan pengabdian kepada masyarakat.
Bersama beberapa rekannya, ia juga mendirikan sebuah komunitas relawan sosial bernama Voltin Community, yang berfokus pada kegiatan sosial, kerelawanan, serta gerakan kepedulian terhadap masyarakat. Melalui komunitas tersebut, Sandri terus mengajak generasi muda untuk lebih aktif berkontribusi dan peduli terhadap lingkungan sekitar.
Penghujung tahun 2025 sandri menyelesaikan pendidikan Starata 1 dan pada saat Yudisium dia berhasil keluar sebagai predikat lulusan terbaik Prodi dengan Ipk memuaskan yaitu 3.83 dan pada saat prosesi wisuda pun dia mewakili mahasiswa yang lain untuk membaca ikrar mahasiswa serta banyak mendapatkan ucapan dari beberapa tokoh penting.
Memasuki tahun 2026, Sandri kembali aktif dalam organisasi Generasi Emas Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dengan semangat untuk menggerakkan pemuda agar terlibat dalam berbagai agenda sosial, kepemudaan, dan pembangunan masyarakat.
Di Bangka Selatan dia juga aktif sebagai Ketua Umum Matahari Pagi Indonesia Bangka Selatan dengan sering melaksanakan agenda sosial seperti gerakan berbagi di desa maupun panti asuhan yang membutuhkan.
Selain itu juga di Bangka Selatan sandri dinobatkan sebagai Bujang Pendidikan Bangka Selatan 2025/2026.
Dengan perjalanan panjang yang penuh perjuangan, prestasi, dan kepedulian sosial, Sandri menjadi salah satu contoh pemuda daerah yang tidak hanya berorientasi pada prestasi pribadi, tetapi juga berkomitmen untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Bagi Sandri, menjadi pemuda berarti harus siap hadir sebagai bagian dari solusi, terus berprestasi, serta menebarkan manfaat bagi sesama dan daerah. Semangat itulah yang terus ia pegang dalam setiap langkah pengabdiannya.







