GASH – Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan secara resmi membuka perhelatan akbar tahunan Kemilau Pesona Bangka Selatan 2026 melalui prosesi Opening Ceremony yang dipusatkan di Panggung Utama Sport Center Bangka Selatan, Rabu (23/9/2026) malam.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Bangka Selatan, H. Riza Herdavid, ST., M.Tr.IP, Wakil Bupati Bangka Selatan, Hj. Debby Vita Dewi, S.E., M.M., Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka Selatan, Hefi Nuranda, S.T., MM., Gubernur Bangka Belitung yang diwakili oleh Kepala Disapora Provinsi Bangka Belitung, serta jajaran Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bangka Selatan. Prosesi pembukaan ditandai secara seremonial melalui penabuhan instrumen pentas secara bersama-sama di atas panggung utama.
Kemeriahan malam pembukaan makin terasa dengan hadirnya ribuan masyarakat yang tumpah ruah memadati area acara. Selain menyuguhkan ragam pertunjukan seni dan budaya, panggung Opening Ceremony juga dimeriahkan oleh penampilan Special Guest Star Dide Hijau Daun yang sukses menghibur para pengunjung. Penyelenggaraan kegiatan ini turut didukung oleh kolaborasi erat bersama insan pers daerah, termasuk PWI, PJS, dan IJTI Bangka Selatan.
Dalam sambutannya, Bupati Bangka Selatan, H. Riza Herdavid, ST., M.Tr.IP, menyampaikan pesan mendalam terkait esensi pelaksanaan agenda tahunan ini sekaligus ajakan untuk menumbuhkan kepedulian sosial di tengah suasana gembira.
“Di tengah kebahagiaan kita berkumpul dalam kegiatan Kemilau Pesona Bangka Selatan Tahun 2026, kita tidak boleh melupakan saudara-saudara kita di berbagai wilayah yang saat ini sedang menghadapi musibah dan bencana. Kita turut menyampaikan rasa duka dan keprihatinan yang mendalam kepada seluruh masyarakat yang terdampak,” tutur Bupati Riza Herdavid.
Lebih lanjut, Bupati Riza menekankan pentingnya ajang ini bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat lokal.
“Hari ini kita tidak hanya membuka sebuah event, tetapi kita sedang membuka ruang yang lebih besar untuk memperkenalkan Bangka Selatan kepada masyarakat yang lebih luas. Kita ingin menunjukkan bahwa Bangka Selatan bukan hanya memiliki kekayaan alam, tetapi juga memiliki budaya, sejarah, tradisi, kuliner, kerajinan, kreativitas, komunitas, serta masyarakat yang ramah,” jelasnya.
Bupati Riza Herdavid juga menegaskan bahwa perhelatan ini berfokus pada dampak ekonomi kerakyatan secara riil.
“Kemilau Pesona bukan hanya tentang panggung dan hiburan, melainkan bagian dari upaya menggerakkan ekonomi masyarakat. Kita ingin UMKM mendapatkan ruang untuk memperkenalkan produknya, pelaku ekonomi kreatif dan kuliner mendapatkan pasar yang lebih luas, sehingga dampak dari event ini dapat dirasakan oleh berbagai sektor,” tegasnya.
Mengakhiri arahannya, Bupati Riza menggarisbawahi makna tema “Jelajahi Pesonanya, Rasakan Budayanya” sebagai bentuk keterlibatan bersama seluruh pihak.
“Kemilau Pesona Bangka Selatan 2026 adalah milik kita bersama, bukan hanya milik pemerintah atau panitia. Mari kita datang, mari kita nikmati, mari kita dukung UMKM kita, kenalkan budaya kita, dan promosikan destinasi kita,” pungkasnya.
Melalui pelaksanaan Kemilau Pesona Bangka Selatan 2026 yang berlangsung selama empat hari (23–26 September 2026), Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan berharap dapat terus memperkuat branding daerah, meningkatkan kunjungan wisatawan, serta memberikan manfaat nyata yang berkelanjutan bagi masyarakat.







