GASH – Di halaman yang pernah menjadi saksi tumbuhnya mimpi-mimpi muda, tawa yang dulu bergaung kini kembali terdengar. Waktu seolah berputar mundur saat ratusan alumni Sekolah Menengah Atas (SMA) YPK Toboali berkumpul dalam Reuni Akbar 2026 bertajuk “Mengenang Masa Lalu, Merajut Silaturahmi”, Selasa (24/3/2026).
Langit Toboali siang itu tidak hanya menaungi pertemuan, tetapi juga haru yang perlahan menetes di setiap sudut perjumpaan. Wajah-wajah yang dulu akrab di bangku sekolah kini hadir dengan cerita hidup masing-masing, namun tetap menyimpan kenangan yang sama tentang persahabatan, perjuangan, dan mimpi yang pernah dirajut bersama.
Ketua Dewan Pembina sekaligus Ketua Pelaksana, Irwan Purnama, mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya reuni yang telah dipersiapkan selama kurang lebih satu tahun. Baginya, momen ini bukan sekadar temu kangen, melainkan bukti bahwa ikatan batin para alumni tetap hidup meski terpisah jarak dan waktu.
“Alhamdulillah, hari ini kita bisa melaksanakan Reuni Akbar ini dengan antusias yang luar biasa. Ini semua berkat dukungan para alumni, pihak yayasan, dan sekolah. Sebuah kebahagiaan yang sulit diungkapkan dengan kata-kata,” ujarnya dengan penuh haru.
Ia pun berharap, dari pertemuan ini lahir semangat baru untuk membawa SMA YPK Toboali menjadi lebih baik di masa depan, sekaligus melahirkan generasi yang bermanfaat bagi bangsa dan negara.
Tak hanya itu, reuni ini juga menjadi momentum penting dengan terpilihnya kepengurusan Ikatan Keluarga Alumni (IKA). Erwin Asmadi dipercaya sebagai Ketua IKA, didampingi Suhardi Joy sebagai wakil ketua, serta Fandi Rinata sebagai sekretaris.
Dalam suasana penuh nostalgia, Irwan juga mengenang masa-masa sekolah yang jauh dari kemudahan teknologi seperti saat ini. Namun justru dari keterbatasan itu, lahir kedekatan yang tulus dan tak tergantikan.
“Dulu kami belum mengenal teknologi canggih. Tidak ada sinyal untuk saling menghubungi, tapi kami selalu tahu kapan harus bertemu, belajar, dan bercanda bersama. Itu masa yang luar biasa, masa yang tak akan pernah bisa kami lupakan,” kenangnya, mengundang senyum sekaligus keharuan para alumni.
Sementara itu, Kepala SMA YPK Toboali, Hary Prayogi, turut menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran para alumni. Ia berharap reuni ini menjadi jembatan untuk menghidupkan kembali kenangan indah yang pernah ada.
“Semoga setelah reuni ini, para alumni bisa kembali membawa dan menceritakan nostalgia masa sekolah, sehingga kenangan itu tetap hidup hingga kini,” harapnya.
Ketua IKA terpilih, Erwin Asmadi, dalam sambutannya mengajak seluruh alumni untuk terus menjaga silaturahmi yang telah terjalin.
“Saya mohon dukungan dari seluruh alumni, dari angkatan pertama hingga terakhir. Semoga ke depan kita bisa terus menjaga kebersamaan ini,” ucapnya.
Reuni Akbar ini bukan hanya tentang kembali bertemu, tetapi tentang merangkai kembali serpihan kenangan yang sempat tercerai oleh waktu. Tampak dalam kegiatan Reuni Akbar tersebut juga dihadiri oleh mantan guru-guru pembina.
Di tempat yang sama, dengan rasa yang tak pernah berubah, para alumni membuktikan bahwa persahabatan sejati tak lekang oleh zaman ia hanya menunggu waktu untuk kembali dipertemukan.










