GASH – Dampak musim kemarau mulai dirasakan masyarakat Desa Penutuk, Kecamatan Lepar, Kabupaten Bangka Selatan. Kondisi cuaca yang kering menyebabkan sumber air warga, khususnya sumur, mulai mengalami kekeringan sehingga ketersediaan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari semakin terbatas.
Melihat kondisi tersebut, Babinsa Koramil 432-03/Lepar, Sertu Masruli Yanto, melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) bersama masyarakat Desa Penutuk, Selasa (15/9/2026).
Dalam Komsos tersebut, Babinsa berdialog dengan warga bernama Dion yang tengah berupaya memperdalam sumurnya. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mendapatkan kembali sumber air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, seperti memasak, mencuci dan kebutuhan rumah tangga lainnya.
Sertu Masruli Yanto memberikan semangat dan dukungan kepada warga agar tetap berupaya menghadapi dampak kemarau. Babinsa juga mengingatkan agar proses memperdalam sumur dilakukan dengan tetap mengutamakan keselamatan dan tidak mengabaikan faktor keamanan selama bekerja.
Dandim 0432/Basel Letkol Inf Agus Wicaksono menyampaikan bahwa dampak musim kemarau harus menjadi perhatian bersama, khususnya terkait ketersediaan air bersih bagi masyarakat.
“Babinsa harus selalu hadir dan peka terhadap kesulitan masyarakat di wilayah binaannya. Di tengah dampak kemarau yang menyebabkan sumber air mulai mengering, kami mengimbau masyarakat untuk menghemat penggunaan air serta saling membantu dalam memenuhi kebutuhan air bersih,” ujar Dandim.
Kegiatan Komsos berlangsung aman dan lancar. Kehadiran Babinsa diharapkan dapat memberikan motivasi sekaligus memperkuat kepedulian TNI terhadap masyarakat dalam menghadapi berbagai dampak musim kemarau.













