GASH – Menghormati guru berarti menghormati masa depan. Setiap kebaikan yang ditanam di bulan Ramadhan selalu menemukan jalan kebaikan. Di bulan suci yang penuh rahmat ini, kebahagiaan sederhana kembali hadir bermakna dari Tim BAHER yang menyalurkan bantuan kepada para guru ngaji Al-Qur’an di wilayah pesisir Kelurahan Tanjung Ketapang, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan.
Salah seorang guru ngaji, Nilawati, tak mampu menyembunyikan rasa harunya saat menerima bantuan tersebut ia mengucapkan rasa syukur kepada tim BAHER yang telah hadir dalam menyalakan lentera keberkahan.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Tim BAHER yang telah datang langsung ke rumah kami untuk menyalurkan parcel Ramadhan dan santunan kepada para guru ngaji di kampung ini,” ucapnya dengan penuh syukur. Selasa, (10/03/2026).
Selian itu, Ia juga memanjatkan doa tulus untuk kebaikan para relawan yang datang membawa kebahagiaan itu dengan penuh keikhlasan.
“Semoga kebaikan Tim BAHER dibalas dengan keberkahan, kesehatan, dan kelancaran rezeki. Kami juga mendoakan semoga Tim BAHER terus dapat berbuat kebaikan dan membantu masyarakat yang membutuhkan. Aamiin,” tambahnya.
Dalam kegiatan tersebut, Tim BAHER menyalurkan parcel Ramadhan dan santunan kepada 24 guru ngaji kampung di wilayah pesisir Kelurahan Tanjung Ketapang. Bantuan diserahkan dengan cara mengunjungi rumah para guru ngaji satu per satu, agar dapat diterima langsung sekaligus mempererat tali silaturahmi. Kegiatan ini juga didampingi oleh perwakilan Kementerian Sosial yang bertugas di wilayah Bangka Selatan.
Ketua Tim BAHER, Harry Andriantoni atau biasa di panggil Hayi, dirinya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk penghargaan kepada para guru ngaji yang selama ini dengan penuh keikhlasan mengabdikan diri mengajarkan ilmu agama kepada anak-anak dan masyarakat.
“Kami ingin menyampaikan rasa hormat dan terima kasih kepada para guru ngaji yang telah menjadi penjaga nilai-nilai agama di kampung. Mereka mungkin tidak terlihat di panggung besar, namun jasa mereka begitu besar bagi masa depan generasi kita,” ujarnya.
Selanjutnya, Tim BAHER mengunjungi rumah para guru ngaji satu per satu, agar bantuan dapat diterima langsung sekaligus mempererat silaturahmi.
Parcel Ramadhan yang dibagikan berisi berbagai kebutuhan menyambut bulan suci, di antaranya gula 1 kilogram, roti kaleng, kue lebaran satu toples, kurma 500 gram, minyak goreng 1 kilogram, sirup Marjan, susu kaleng, serta santunan uang tunai sebesar Rp300.000.
Meski mungkin tak seberapa nilainya, bagi para guru ngaji di kampung, perhatian itu terasa seperti pelukan hangat di bulan penuh berkah.













