GASH – Deru mesin dan aksi jumping spektakuler mewarnai debut Sirkuit BBRC di kawasan Open Pit Pelilekan, Kelapa Kampit, Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Gelaran Grasstrack BBRC Bedelew Sewww Championsip yang berlangsung pada 24–25 Oktober 2026 ini sukses menyedot perhatian masyarakat sekaligus menghadirkan persaingan sengit para crosser dari berbagai daerah di Indonesia.
Sejak sesi perlombaan dimulai, lintasan sirkuit perdana BBRC menjadi panggung adu nyali, keterampilan, dan kecepatan para pembalap. Aksi jumping di sejumlah titik lintasan menjadi salah satu daya tarik yang memancing sorak-sorai penonton, menciptakan atmosfer kompetisi yang meriah di kawasan Kelapa Kampit.
Kehadiran para pembalap nasional semakin menambah gengsi kejuaraan ini. Mereka datang dengan kemampuan dan strategi masing-masing untuk menaklukkan karakter lintasan, sekaligus memburu gelar juara dalam kompetisi yang menawarkan hadiah menarik, mulai dari unit mobil hingga sepeda motor.
Antusiasme masyarakat pun menjadi warna tersendiri dalam gelaran tersebut. Warga dari berbagai kalangan tampak menikmati jalannya perlombaan, menjadikan ajang olahraga otomotif ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga ruang berkumpul dan mempererat kebersamaan masyarakat.
Pantauan wartawan, Di tengah riuhnya persaingan di lintasan, gelaran grasstrack ini turut membuka peluang ekonomi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) local.
Ramainya kedatangan penonton, tim pembalap, serta pengunjung dari luar daerah menjadi kesempatan bagi pedagang untuk menawarkan berbagai produk dan dagangan mereka.
Kehadiran peserta dan penonton dari berbagai daerah berpotensi menggerakkan roda ekonomi masyarakat setempat. Momentum seperti ini sekaligus memperlihatkan bahwa kegiatan olahraga otomotif dapat menjadi salah satu daya tarik daerah, apabila dikelola secara berkelanjutan dan melibatkan pelaku usaha lokal.
Sementara itu, persaingan perebutan gelar juara berlangsung semakin menarik. Salah satu pembalap yang menjadi perhatian, M. Athar dengan nomor start 23, harus menghadapi kekecewaan pada babak pengumpulan poin setelah terdengar kabar sepeda motor yang dikendarainya mengalami kendala teknis (trouble).
Kendala tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi Athar dalam menjaga peluangnya di tengah persaingan untuk mengumpulkan poin dan memperjuangkan gelar juara umum.
Kejuaraan selama dua hari ini menjadi momentum penting bagi dunia otomotif di Belitung Timur, terutama dengan hadirnya sirkuit perdana BBRC sebagai arena kompetisi dan ajang unjuk kemampuan para pembalap.
Perpaduan aksi ekstrem di lintasan, kehadiran pembalap nasional, antusiasme masyarakat, serta peluang usaha bagi UMKM menjadikan Grasstrack BBRC Bedelew Sewww Championsip lebih dari sekadar perlombaan. Ajang ini memperlihatkan potensi olahraga otomotif sebagai hiburan publik sekaligus penggerak ekonomi lokal di Belitung Timur dan masyarakat provinsi Kepulauan Bangka Belitung.













