GASH – Bupati Bangka Selatan H. Riza Herdavid, S.T., M.Tr.IP didampingi Wakil Bupati Hj. Debby Vita Dewi, S.E., M.M menghadiri kunjungan kerja Komandan Korem (Danrem) 045/Garuda Jaya (Gaya), Brigjen TNI Nur Wahyudi, S.E., M.I.Pol. beserta rombongan di Komando Rayon Militer (Koramil) 01/Toboali, Senin (4/5/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Bangka Selatan, Sekretaris Daerah, serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan.
Sebelum tiba di Koramil 01/Toboali, Danrem 045/Garuda Jaya bersama rombongan telah lebih dahulu melaksanakan kunjungan kerja ke Koramil 04/Pongok di Dusun Keladi, Kecamatan Pongok, serta Koramil 03/Lepar di Desa Lepar, Kecamatan Lepar.
Usai kunjungan di Koramil 01/Toboali, Bupati Riza Herdavid bersama jajaran dan Forkopimda mendampingi Danrem meninjau Jembatan Garuda yang berlokasi di Kelurahan Teladan, Kecamatan Toboali. Jembatan tersebut diketahui telah selesai dibangun dan menjadi salah satu program TNI Angkatan Darat.
Dalam keterangannya, Brigjen TNI Nur Wahyudi menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari agenda untuk meninjau langsung kondisi Koramil di wilayah Kodim Bangka Selatan sekaligus memastikan pelaksanaan program pembangunan berjalan optimal.
“Hari ini saya bersama para Kasi Korem mengunjungi Koramil-Koramil di jajaran Kodim Bangka Selatan. Dimulai dari Koramil Pongok, kemudian Koramil Lepar, dan sekarang Koramil Toboali. Di sini juga terdapat salah satu program dari pusat, yakni pembangunan Jembatan Garuda oleh TNI AD,” ujarnya.
Brigjen TNI Nur Wahyudi menjelaskan, pada tahap awal terdapat empat jembatan yang dibangun di wilayah Bangka Selatan, dan salah satunya yang telah rampung 100 persen berada di Kelurahan Teladan yang menghubungkan wilayah Teladan dengan Kelurahan Ketapang.
“Harapan saya jembatan ini dapat dimanfaatkan dan dipelihara dengan baik oleh masyarakat sehingga bisa bertahan lama. Ini merupakan aset yang sangat bermanfaat, terutama dalam mempercepat akses, baik bagi pelajar maupun masyarakat yang beraktivitas antarwilayah,” ungkapnya.
Danrem juga menyoroti perubahan signifikan dari kondisi sebelumnya, di mana jembatan masih berbahan kayu dan telah rusak, serta akses jalan yang semula berupa jalan setapak kini telah diperlebar dan lebih layak digunakan.
Sementara itu, Bupati Riza Herdavid menyampaikan apresiasi atas program Jembatan Garuda yang dinilai memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Alhamdulillah, kita mendapatkan program Jembatan Garuda ini berkat perjuangan Pak Danrem dan Pak Dandim. Masyarakat Bangka Selatan sangat terbantu karena proses pembangunannya sangat cepat. Hari ini disampaikan, besok langsung ditindaklanjuti, dan dalam waktu sekitar satu bulan jembatan sudah selesai,” ujarnya.
Menurutnya, program tersebut memiliki asas manfaat yang sangat besar karena langsung dirasakan oleh masyarakat, terutama dalam membuka akses dan meningkatkan mobilitas.
“Program seperti ini sangat luar biasa. Tidak semua pemerintah daerah mampu melakukannya dengan cepat karena keterbatasan regulasi. Namun melalui program TNI ini, kebutuhan masyarakat bisa langsung terjawab,” jelasnya.
Bupati juga berharap program serupa dapat terus berlanjut di titik-titik lain di Bangka Selatan yang masih membutuhkan infrastruktur penghubung.
“Kami berharap ke depan akan hadir jembatan-jembatan berikutnya untuk menjawab keluhan masyarakat di lokasi lain. Terima kasih kepada Pak Danrem dan Pak Dandim yang terus memperjuangkan aspirasi masyarakat Bangka Selatan. Program ini sangat responsif, cepat, dan langsung dirasakan manfaatnya,” pungkasnya.












