GASH – Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan melalui Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana menggelar kegiatan peningkatan Standar Pelayanan Minimal (SPM) kesehatan dalam tatalaksana Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) berat tingkat kabupaten, Rabu, 15 April 2026, di Sewarna Manunggal Hotel Toboali.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya strategis nasional dalam memperkuat mutu pelayanan kesehatan, memperluas akses layanan, serta mengintegrasikan penanganan ODGJ berat secara lintas sektor. Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah mendorong kolaborasi terpadu guna memastikan setiap ODGJ berat mendapatkan pelayanan kesehatan, perlindungan sosial, serta rehabilitasi yang layak, menyeluruh, dan berkesinambungan.
Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kabupaten Bangka Selatan, dr. Agus Pranawa, dalam sambutannya menyampaikan bahwa peningkatan SPM kesehatan merupakan langkah penting dalam memperkuat sistem pelayanan kesehatan jiwa di daerah, sekaligus memastikan layanan yang diberikan lebih merata dan berkualitas.
“Peningkatan Standar Pelayanan Minimal ini merupakan langkah strategis dalam memastikan setiap ODGJ berat mendapatkan layanan kesehatan yang layak dan bermartabat,” ujar dr. Agus Pranawa.
Ia juga menegaskan bahwa penanganan ODGJ berat tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan keterlibatan berbagai sektor secara terpadu agar pelayanan yang diberikan lebih komprehensif dan berkelanjutan.
“Penanganan ODGJ tidak bisa dilakukan sendiri oleh sektor kesehatan, tetapi memerlukan kolaborasi lintas sektor agar pelayanan yang diberikan benar-benar komprehensif dan berkesinambungan,” lanjutnya.
Lebih lanjut, berdasarkan materi sambutan, ia menyampaikan bahwa permasalahan kesehatan jiwa merupakan isu kompleks yang memerlukan perhatian serius dari berbagai pihak, mengingat dampaknya tidak hanya pada individu tetapi juga keluarga dan stabilitas sosial di masyarakat.
“Masalah kesehatan jiwa dan napza merupakan isu kesehatan masyarakat yang kompleks dan memerlukan perhatian serius dari berbagai pihak,” ungkapnya.
Ia juga menjelaskan bahwa peningkatan kasus gangguan jiwa menjadi tantangan yang harus dihadapi bersama, sehingga diperlukan langkah preventif dan intervensi dini sebagai bagian dari upaya pengendalian di masa mendatang.
“Upaya pencegahan dan penanggulangan tidak bisa hanya menjadi tugas dinas kesehatan saja, melainkan tanggung jawab kolektif seluruh elemen masyarakat dan pemangku kebijakan,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya konkret dalam memperkuat mutu pelayanan, memperluas akses, serta mengintegrasikan penanganan gangguan jiwa secara menyeluruh melalui kolaborasi lintas sektor.
“Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat mutu pelayanan, memperluas akses, dan mengintegrasikan penanganan gangguan jiwa serta membangun kolaborasi terpadu antara lintas sektoral,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa melalui kegiatan ini diharapkan setiap ODGJ berat dapat memperoleh pelayanan kesehatan, perlindungan sosial, serta rehabilitasi secara layak, menyeluruh, dan berkesinambungan.
“Sehingga dapat menjamin setiap ODGJ berat mendapatkan pelayanan kesehatan, perlindungan sosial, dan rehabilitasi secara layak, menyeluruh, dan berkesinambungan,” tambahnya.
Selain itu, ia menyampaikan harapan agar kegiatan ini menjadi momentum dalam meningkatkan upaya promotif dan preventif, serta memperkuat komitmen bersama dalam peningkatan kualitas pelayanan kesehatan jiwa di Kabupaten Bangka Selatan.
“Kami berharap kegiatan ini menjadi momentum untuk meningkatkan upaya dalam peningkatan kesehatan jiwa masyarakat serta intervensi dini gangguan jiwa,” tutupnya.
Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan dari masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan serta pemangku kepentingan terkait lainnya. Dengan sinergi yang kuat, diharapkan kegiatan ini mampu menghasilkan langkah-langkah konkret dalam peningkatan pelayanan kesehatan jiwa, sehingga pelayanan terhadap ODGJ berat dapat semakin optimal dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.









