TI Selam Ilegal Menggila Garap WIUP PT TIMAH di Laut Sukadamai, Apakah Ada Dugaan Jaringan Besar?

Sy

banner 468x60

GASH – Laut Sukadamai, Toboali, kabupaten Bangka Selatan, Diduga tak lagi sekadar wilayah izin usaha pertambangan (WIUP) PT Timah, melainkan seperti di sulap menjadi “ladang bebas” bagi tambang inkonvensional (TI) selam ilegal yang beroperasi tanpa rasa takut. Pantauan wartawan aktivitas membahayakan keselamatan ini berlangsung terang-terangan, seolah hukum diabaikan.

Di tengah gencarnya pemerintah pusat membentuk satgas untuk mengamankan aset timah di Bangka Belitung, fakta di lapangan justru menampar keras. Tampaknya Yang terdengar justru deru mesin TI selam yang terus menggema, diduga bekerja siang dan malam, tanpa hambatan.

banner 336x280

Ironis. Larangan tinggal larangan, sementara praktik ilegal terus berjalan seakan mendapat ruang dan keberanian yang tak masuk akal. Imbauan keras dari aparat penegak hukum tak membuat mereka jerah seolah diabaikan.

Lebih mencengangkan, informasi yang didapatkan bahwa produksi pasir timah dari aktivitas ilegal ini diduga bukan skala kecil. Volume yang masif mustahil bergerak tanpa jalur distribusi yang rapi.

Jika dibiarkan, bukan hanya kerugian negara yang membengkak, tetapi juga menguatkan dugaan adanya jaringan besar yang mengendalikan aliran timah ilegal ini.

Sementara itu, Herman selaku Wastam PT Timah laut Toboali menyebutkan bahwa aktivitas TI selam tersebut telah dikoordinasikan ke pihak pengamanan.

“Untuk TI selam sudah kita koordinasikan ke pengamanan PT Timah. Untuk teknisnya ada di pengamanan PT Timah,” ujar Herman, Selasa (31/3/2026).

Namun, ia menegaskan bahwa PT Timah tidak mengambil hasil produksi dari aktivitas ilegal tersebut.

Pernyataan ini justru mempertegas satu hal, jika bukan PT Timah yang menampung, lalu ke mana mengalirnya pasir timah dalam jumlah besar itu?

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *