GASH – Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan menggelar kegiatan pengarahan bagi para calon kepala desa yang akan mengikuti Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2026 di Ruang Rapat Gunung Namak, Sekretariat Daerah Kabupaten Bangka Selatan, pada Jumat (3/7/2026) lalu.
Kegiatan yang dipimpin Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bangka Selatan tersebut dirangkaikan dengan penandatanganan Pakta Integritas sebagai bentuk komitmen seluruh calon kepala desa untuk mewujudkan Pilkades yang aman, damai, jujur, adil, dan demokratis.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Bangka Selatan H. Riza Herdavid, S.T., M.Tr.IP., Ketua DPRD Kabupaten Bangka Selatan Erwin Asmadi, Kapolres Bangka Selatan AKBP Agus Arif Wijayanto, S.H., S.I.K., M.H., Dandim 0432/Bangka Selatan Letkol Inf. Agus Wicaksono, Kepala Kejaksaan Negeri Bangka Selatan Dr. Asep Kurniawan Cakraputra, S.H., M.H., kepala perangkat daerah terkait, para camat, penjabat kepala desa, panitia Pilkades, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta seluruh calon kepala desa dari desa-desa yang akan melaksanakan Pilkades Serentak Tahun 2026.
Dalam arahannya, Bupati Bangka Selatan H. Riza Herdavid menegaskan bahwa pengarahan dan penandatanganan Pakta Integritas merupakan langkah strategis untuk memastikan seluruh tahapan Pilkades berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Pemilihan kepala desa bukan sekadar kompetisi untuk memilih pemimpin, tetapi juga menjadi momentum memperkuat demokrasi di tingkat desa. Oleh karena itu, seluruh calon harus berkomitmen menjaga suasana tetap aman, damai, dan mengedepankan etika dalam setiap tahapan Pilkades,” ujarnya.
Bupati Riza Herdavid menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan menginginkan pelaksanaan Pilkades Serentak 2026 berlangsung lancar, damai, aman, serta menghasilkan kepala desa yang benar-benar dipilih secara adil oleh masyarakat. Ia juga mengingatkan agar tidak ada pihak yang mencoba mengintervensi jalannya Pilkades, termasuk dari kalangan aparatur sipil negara (ASN).
“Kami di pemerintah daerah ingin Pilkades ini berjalan lancar, damai, aman, dan menghasilkan kepala desa yang terpilih secara seadil-adilnya. Jangan sampai ada yang ikut campur dalam urusan Pilkades ini, terutama ASN. Kalau ada ASN yang bermain atau tidak bersikap netral, silakan laporkan langsung kepada saya. Pemerintah daerah akan menindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.
Lebih lanjut, Bupati Riza Herdavid mengajak seluruh calon kepala desa untuk bertarung secara sehat dengan mengedepankan etika, adab, dan sportivitas, bukan dengan menyebarkan fitnah maupun menjatuhkan lawan politik.
“Saya minta kalian bertarunglah dengan bijak, adil, tanpa saling menjatuhkan dan tanpa saling memfitnah. Bertarunglah secara normal, berkeadaban, dan beretika. Yakinlah, kalau memang itu sudah menjadi hak kalian, Insyaallah tidak akan tertukar. Namun jika belum menjadi rezeki, berarti memang belum waktunya. Jangan memaksakan sesuatu yang bukan menjadi hak kita, karena apa yang memang menjadi milik kita tidak akan pernah tertukar,” ungkapnya.
Menurut Bupati Riza Herdavid, kontestasi Pilkades harus menjadi ajang adu program dan gagasan demi kemajuan desa, bukan ajang menyebarkan kebencian maupun menyerang pribadi lawan.
“Bertarunglah dengan program, bukan dengan menjelek-jelekkan. Saya berharap seluruh calon dapat berkompetisi secara normal, adil, menjunjung etika, adab, dan kesantunan. Pemerintah daerah akan memfasilitasi agar Pilkades ini berjalan lancar dan menghasilkan pemimpin yang benar-benar dipilih sesuai kehendak rakyat,” imbuhnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Riza Herdavid juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan untuk menjaga netralitas selama seluruh proses Pilkades berlangsung.
“Saya pastikan kami yang berada di depan ini tidak ada intervensi kepada calon mana pun. Kami ingin mendapatkan kepala desa yang benar-benar dipilih secara adil berdasarkan keinginan masyarakat di desa masing-masing,” pungkasnya.
Sementara itu, melalui penandatanganan Pakta Integritas, seluruh calon kepala desa menyatakan komitmennya untuk mematuhi seluruh ketentuan yang berlaku, menjaga keamanan dan ketertiban selama proses Pilkades, menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran, sportivitas, serta siap menerima hasil pemilihan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.
Forkopimda Kabupaten Bangka Selatan juga menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi mengawal seluruh tahapan Pilkades agar berlangsung kondusif, transparan, dan bebas dari segala bentuk pelanggaran yang dapat mengganggu stabilitas daerah.
Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, Forkopimda, penyelenggara Pilkades, pemerintah desa, serta seluruh elemen masyarakat dapat mewujudkan pelaksanaan Pilkades Serentak Tahun 2026 yang aman, tertib, lancar, dan demokratis, sehingga menghasilkan pemimpin desa yang berkualitas, berintegritas, serta mampu membawa kemajuan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.







