GASH – Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan melaksanakan Shalat Istisqa berjamaah sebagai ikhtiar dan bentuk kepasrahan kepada Allah SWT di tengah kondisi musim kemarau yang cukup panjang di halaman Kantor Bupati Bangka Selatan, Jumat (4/8/2026) pagi.
Shalat Istisqa ini diikuti jajaran pemerintah daerah, Forkopimda, aparat penegak hukum, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta sejumlah elemen masyarakat, dan ASN di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan.
Dalam kesempatan yang baik usai pelaksanaan Shalat Istisqa, Bupati Bangka Selatan H. Riza Herdavid, S.T., M.Tr.IP mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk ikhtiar dan kepasrahan sebagai umat manusia kepada Allah SWT agar Kabupaten Bangka Selatan segera mendapatkan hujan yang membawa keberkahan.
“Yang melatar belakangi kegiatan ini kita tahu sendiri, kondisi di seluruh Indonesia, begitu juga di Bangka Selatan. Namun dalam kepasrahan kita selaku umat, kita memohon kepada Allah agar Bangka Selatan ini segera diturunkan hujan yang berkah,” ujarnya.
Menurut Bupati Riza Herdavid, kondisi alam yang sulit diprediksi menjadi pengingat bagi manusia untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT. Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk memperbanyak istighfar dan memohon ampunan atas segala kekhilafan. “Mari kita berpasrah terkait alam ini kepada Allah SWT dengan banyak istighfar dan meminta banyak ampunan kepada Allah SWT,” imbuhnya.
Bupati Riza Herdavid menegaskan, pemerintah daerah bersama berbagai pihak telah melakukan sejumlah langkah sebagai bentuk ikhtiar dalam menghadapi dampak musim kemarau. Sejumlah perangkat daerah terkait terus bergerak, termasuk melakukan perhatian terhadap sumber-sumber air yang tersedia.
Selain itu, upaya penyediaan sumber air juga dilakukan bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan aparat penegak hukum (APH), di antaranya melalui sejumlah sumur bor.
“Upaya dari pemerintah sudah dilakukan. Beberapa dinas terkait sudah bergerak, kemudian sumber air juga terus kita perhatikan. Dari Forkopimda dan APH ada beberapa sumur bor yang telah mereka lakukan,” jelasnya.
Namun demikian, Bupati Riza Herdavid menyadari bahwa berbagai ikhtiar tersebut belum sepenuhnya memberikan hasil maksimal. Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk menyerahkan hasilnya kepada Allah SWT sembari terus melakukan upaya terbaik.
“Ikhtiar kita sebagai manusia biasa itu sudah kita lakukan, nah untuk hasil belum maksimal. Maka untuk hasil, mari kita berpasrah dan memohon doa kepada Allah SWT,” ungkapnya.
Bupati Riza Herdavid juga mengapresiasi keterlibatan berbagai unsur dalam pelaksanaan Shalat Istisqa. Menurutnya, doa yang dipanjatkan secara bersama-sama menjadi bagian dari ikhtiar spiritual dalam menghadapi kondisi alam saat ini.
“Kita selaku manusia biasa, tempat kita berserah diri terakhir kepada Yang Maha Kuasa, Sang Maha Pencipta, Allah SWT. Makanya kita minta kepada rekan-rekan, dari masyarakat biasa sampai para pejabat untuk turut serta dalam salat ini, sehingga insyaallah doa-doa kita pagi ini akan diijabah oleh Allah SWT,” ujarnya.
Di tengah kondisi kemarau, Bupati Riza Herdavid juga mengimbau masyarakat agar menggunakan air secara bijak dan secukupnya. Ia meminta masyarakat untuk tetap menjaga kebersamaan serta tidak ragu menyampaikan persoalan yang dihadapi agar dapat dicarikan solusi secara bersama-sama.
“Pesan kepada masyarakat, mari kita saling mendoakan, gunakan air secukupnya. Kalau nanti ada keluhan seperti apa, nanti kita coba bersolusi bersama-sama, karena situasi alam ini memang sangat susah ditebak,” pesannya.
Bupati Riza Herdavid juga memaknai pelaksanaan Shalat Istisqa sebagai momentum untuk melakukan introspeksi diri. Menurutnya, kondisi yang terjadi hendaknya menjadi pengingat bagi manusia untuk kembali mendekatkan diri kepada Allah SWT.
“Mungkin Salat Istisqa ini sudah pernah kita lakukan lima tahun yang lalu, dan ini baru kita lakukan lagi. Artinya Allah sedang menguji kita selaku hamba-Nya agar ingat bahwa kita ini manusia biasa, penuh khilaf dan kita harus kembali mengingat Allah sehingga dosa-dosa kita diampuni Allah,” ungkapnya.
Bupati Riza Herdavid berharap seluruh ikhtiar yang telah dilakukan pemerintah bersama masyarakat, baik secara lahir maupun batin, dapat membuahkan hasil. Ia pun mengajak masyarakat Bangka Selatan untuk terus berdoa agar hujan segera turun dan memberikan manfaat serta keberkahan bagi seluruh wilayah dan masyarakat. “Mari kita terus berdoa dan berikhtiar. Semoga Allah SWT segera menurunkan hujan yang berkah untuk Bangka Selatan,” pungkasnya.











