Isu Retak, Gubernur Babel Tegas Membantah: Fokus ke Sorotan Anggaran Dinas

Redaksi

banner 468x60

GASH – Isu keretakan hubungan antara Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) kian santer terdengar di kalangan publik dan birokrasi. Namun, Gubernur Babel Hidayat Arsani secara tegas membantah adanya konflik serius di antara keduanya.

Dalam konferensi pers yang digelar di Rumah Dinas Gubernur pada Minggu (12/7/2025), Hidayat menyebut kabar tersebut sebagai rumor yang berlebihan. Namun demikian, ia menyoroti besarnya anggaran perjalanan dinas Wakil Gubernur selama masa jabatannya.

banner 336x280

“Tidak ada konflik antara saya dan Wakil Gubernur. Namun saya mempertanyakan penggunaan anggaran perjalanan dinas yang sangat besar. Itu uang rakyat, tidak bisa dihabiskan sembarangan, apalagi untuk perjalanan yang tidak jelas laporannya,” ujar Hidayat.

Ia juga menegaskan pentingnya memahami struktur pemerintahan, bahwa pengambilan keputusan tetap berada di tangan Gubernur sebagai pimpinan tertinggi di daerah.

“Dalam peraturan, Gubernur adalah pemimpin tertinggi. Tidak ada konsep kesetaraan dengan Wakil Gubernur. Kalau keputusan itu benar, kita pertahankan. Tapi posisi pengambil kebijakan tetap satu,” tegasnya.

Di kesempatan yang sama, Kepala Biro Umum Pemprov Babel, Burhanuddin, mengungkapkan bahwa dalam dua bulan terakhir, anggaran perjalanan dinas Wakil Gubernur dan ajudannya telah mencapai Rp217.241.372. Angka itu termasuk pengajuan nota dinas yang belum disetujui Gubernur.

Sementara itu, anggaran perjalanan dinas Gubernur dalam periode yang sama hanya mencapai Rp167.300.779.

“Perbedaan ini terjadi karena frekuensi perjalanan Wakil Gubernur lebih tinggi. Selain itu, ia juga membawa lebih banyak staf. Meski Pergub membatasi staf Gubernur hanya tiga orang, Wakil Gubernur diizinkan membawa dua orang, namun secara jumlah dan perjalanan, Wakil lebih sering bepergian,” ujar Burhanuddin.

Ia juga menambahkan bahwa sejak diberlakukannya Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Anggaran, seluruh pos perjalanan dinas dipangkas 50 persen, termasuk untuk pejabat struktural.

“Awalnya anggaran kami sudah kecil, lalu dipotong setengah lagi sesuai Inpres. Maka efisiensi dan transparansi menjadi sangat penting,” pungkasnya.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *