Mukjizat Ilmu Kanuragan Silat Titipan Ghaib

banner 468x60

Gash – Matahari tersenyum mengucapkan salam di ufuk timur di antara awan – awan putih tak berarak karena sebagian sang bayu masih pulas dalam mimpi nya di pagi itu

Suasana sunyi sepi menyelimuti pekarangan pondok yang berhalaman luas di kelilingi pagar bambu – bambu kecil sebagai pembatas pekarangan dengan kelekak yang kini menjadi usang tak terawat

banner 336x280

Aliman seorang kakek yang termasuk seorang jawara pada masa nya, Dirinya tidak pernah belajar dan berguru namun bisa menguasai berbagai macam ilmu Kanuragan dan ilmu bela diri pencak silat.

Kisah bermula saat Kakek Aliman yang berusia belum genap 3 Bulan masih tertidur pulas dalam buaian ayunan, Sementara ibu nya yang setiap pagi mencuci baju di aliran sungai tepat pada balik rerimbunan bambu tak jauh dari halaman belakang pondok asri tempat tinggal mereka

Pagi beranjak siang saat sang ibu pulang ke pondok setelah menyelesaikan pekerjaan harian sebagai seorang ibu rumah tangga terkejut bukan kepalang sebab, Sang bayi yang biasa nya masih pulas dalam ayunan kini pulas dalam gendongan seekor kera besar berwarna hitam kemerahan ?

Lama sang ibu tertegun serta terpaku tanpa kata dengan pandangan yang tak lazim hingga ketakutan yang luar biasa menatap sang bayi yang kini dalam dekapan sang kera berwarna hitam kemerahan itu.

Sementara sang Ayah yang  terbiasa setelah sholat subuh sudah melakukan aktifitas menyadap karet yang terletak sekitar 50 depa dari samping pondok

Melihat sang ibu yang kaku terpaku dalam tatapan penuh kepasrahan, Perlahan sang kera melepaskan sang bayi kembali ke ayunan dengan hati – hati dan penuh rasa kasih seakan mempunyai hubungan emosional antara keduanya

Lalu dengan perlahan sang kera melangkah pergi melewati jendela kamar dan menghilang di balik hutan yang kini menjadi kelekak Usang.

Tanpa pikir panjang sang ibu lalu mendekap sang bayi dengan rasa syukur tak terhingga karena sang bayi tercinta masih terlelap dalam pulasnya tidur

Setelah kejadian tersebut hingga dewasa sang kera tak pernah lagi menampak kan diri.

Kian waktu berlalu dan sang bayi menjadi dewasa sebagaimana mestinya anak-anak pada umumnya, Namun perkembangan kakek Aliman berbeda pada anak seusia nya.

Kakek Aliman kecil dalam melangkah pun seakan selalu dalam perhitungan matang hingga menjadi Aliman dewasa mampu menepis pukulan lawan bahkan terkadang lawan bisa terpental saat akan memukul nya.

Kakek Aliman yang mewarisi kebun karet dan kelekak atau (Tanam tumbuh pohon) orang tua serta pondok asri berdinding papan yang kini menjadi kelekak Usang ternyata secara gaib telah di turun kan ilmu silat raja kera penguasa hutan lalang Tunu habang.

Sampai-sampai Kakek Aliman pun sempat menjadi guru silat di wilayah lalang tunu dan kampung seberang Toboali Bangka Selatan.

Hingga menghembus kan nafas terakhir ternyata banyak murid silat kakek Aliman yang tersebar juga di daerah pulau lepar.

Untuk mendapatkan ilmu Kanuragan dari sang kakek terkadang cukup dengan di mandikan atau di langir dengan beberapa jeruk nipis sebagai syarat utama untuk menghindari agar orang lain tidak mampu menciderai muridnya.

Dengan demikian setelah selesai di langir dengan jeruk nipis, Pemberian kakek Aliman otomatis secara spontan apabila seseorang ingin menyakiti atau memukul serta Merta akan terpental dan berbalik kepada lawannya sendiri.

Namun kini pencak silat keturunan Kakek Aliman di wilayah Toboali semakin pudar dengan tergerus oleh zaman.

Kakek Aliman hanya tinggal nama, namun untuk mendapatkan ilmu silat Kanuragan sekarang semakin sulit, Di karenakan keturunan dari kakek Aliman hanya mengajarkan kepada anak cicit pilihan dari keturunan Kakek Aliman.

Kini pondok serta pekarangan Tempat tinggal kakek Aliman telah berubah menjadi kelekak Usang.

Sumber penulis: Yoelch
Editor: Sonic Djokers

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *