GASH – Maraknya tambang inkonvensional (TI) selam ilegal di perairan Sukadamai, Toboali, kabupaten Bangka Selatan, bukan lagi sekadar cerita pinggir warung kopi. Ia sudah naik kelas viral di media, ramai diperbincangkan, tapi tetap saja terasa seperti angin lalu.
Berdasarkan dari hasil pantauan wartawan, isu razia besar-besaran bahkan penindakan disebut-sebut akan terjadi “besok”.
Aktivitas ini jelas membahayakan keselamatan jiwa. Bukan hanya soal hukum yang dilanggar, tetapi nyawa yang dipertaruhkan setiap detik di bawah laut.
Lebih ironis lagi, aktivitas tersebut berada di wilayah izin usaha pertambangan (WIUP) milik PT Timah Tbk. Sebuah wilayah perairan yang secara aturan mestinya steril dari praktik liar atau ilegal. Tapi di lapangan, menggambarkan batas antara legal dan ilegal tampak berdampingan.
Hembusan angin Isu razia yang akan dilakukan “besok” pun mencuat hingga membuat publik bertanya – tanya. Apakah ini benar langkah tegas yang dinanti ?
“Kayaknya bakal ada razia besar-besaran bang besok bisa jadi ada penangkapan,” Kata sumber yang tak mau disebutkan namanya Selasa, 31 Maret 2026












