Setelah Viral MBG Ayam Mentah Di Pulau Besar Akhirnya Korwil BGN Bangka Selatan Buka Suara

Editor: Sony

banner 468x60

GASH – Setelah viral diberitakan sebelumnya hingga mendapat desakan publik akhirnya Kepala Koordinator Wilayah (Korwil) Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Bangka Selatan, Mardalita buka suara terkait dugaan adanya potongan ayam mentah di menu Makan Bergizi Gratis (MBG) dari salah satu dapur umum atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Pulau Besar, Kabupaten Bangka Selatan (Basel).

Meskipun mardalita enggan menjawab pertanyaan dari wartawan gashnews.com akan tetapi hal tersebut tak dapat ditutupi, tim media berhasil melansir dari media Babelhebat.com Mardalita membenarkan informasi terkait adanya potongan ayam mentah tersebut berdasarkan laporan dari dapur umum atau SPPG Desa Batu Betumpang, Kecamatan Pulau Besar. Namun sayangnya dalam hal ini mardalita terkesan enggan menyebutkan nama SPPG yang dimaksudkan.

banner 336x280

Menurutnya, potongan ayam mentah di menu Makan Bergizi Gratis (MBG) tersebut disalurkan pihak SPPG bagi siswa di SMAN 1 Pulau Besar pada Jum’at (5/6/2026).

“Dari informasi pihak SPPG Desa Batu Betumpang, Kecamatan Pulau Besar. Ayamnya cuma satu ompreng mentah, sudah digantikan pada saat itu juga,” ujar Mardalita, Sabtu (6/6/2026) malam.

Sebelumnya, akun Instagram milik Anggota DPRD Bangka Belitung @me.hoa19, mengunggah video yang menyoroti kualitas menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disajikan bagi siswa penerima manfaat di Pulau Besar.

“MBG Pulau Besar, kasihan anak-anak makan mentah, kemarin ada ulatnya,” tulis Mehoa, Jum’at (5/6/2026).

Menanggapi sorotan tersebut, Mardalita menjelaskan apabila SPPG melakukan penyajian berulang yang dinilai tidak memenuhi standar gizi yang telah ditetapkan. Ia mengakui akan ada sanksi berupa surat peringatan, suspend bahkan sanksi tutup permanen pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terkait.

“Ada beberapa sanksi yang di berikan jika dilakukan berulang. Berupa surat peringatan (SP 1), pemberhentian sementara atau suspend, dan tutup permanen,” jelasnya.

Selain itu, Korwil BGN Bangka Selatan mengimbau kepada SPPG untuk memperbaiki kualitas kerja dan mematuhi standar operasional prosedur (SOP) yang ketat. Fokus utama SPPG menjamin keamanan pangan dan pemenuhan gizi seimbang bagi penerima manfaat.

“Kami imbau kepada SPPG memperbaiki kinerja, patuhi SOP. Fokusnya menyajikan makanan bergizi yang aman, higienis, dan tepat sasaran,” ungkapnya.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *