Ucapan “Bertobatlah” Picu Polemik, Basri Minta Suwandi Tarik Ucapan

Sony

banner 468x60

GASH – Pernyataan anggota DPRD Kabupaten Bangka Selatan, Suwandi, dari Fraksi Partai Demokrat, memantik kontroversi baru. Ucapan “bertobatlah” yang dilontarkan Suwandi melalui media sosial dinilai menyakiti hati sejumlah kelompok tani di Desa Rias, Kecamatan Toboali.

Ucapan itu bermula dari polemik dugaan pungutan liar (pungli) dalam pengelolaan Dana Optimalisasi Lahan (Oplah) di Desa Rias. Suwandi yang ikut menyoroti permasalahan tersebut mendapatkan bantahan dari basri salah satu perwakilan kelompok tani.

banner 336x280

Basri, salah satu perwakilan kelompok tani, menyatakan keberatannya atas pernyataan Suwandi tersebut. Ia meminta agar Suwandi menarik kembali ucapannya karena dinilai melukai perasaan para petani.

“Permintaan saya agar oknum anggota dewan Suwandi yang mengatakan ‘bertobatlah’ segera menarik ucapannya,” ujar Basri. Selasa (01/07/2025)

Saat dikonfirmasi, Suwandi menjelaskan bahwa ucapannya dipicu oleh rasa kesal akibat tidak mendapat respons dari pihak Gapoktan, padahal dirinya sudah mencoba berkomunikasi sejak hari Kamis.

“Miskomunikasi antar Gapoktan tidak memberi pernyataan kepada kita dari hari kamis itu sudah datang,” kata Suwandi

“Bapak selesaikan ini semua kumpulkan semua poktan tolong diselesaikan jangan sampai mencuat, tapi etikat ku baik beliau tidak merespon dari kamis, Jumat, Sabtu, Minggu, ya akhirnya aku bertindak dong. Jadi pemikiran ku ada apa ditelpon tidak di angkat ?,” Bebernya kepada wartawan Selasa (01/07/2025)

Ketika ditanya soal dasar pelontaran kata “bertobatlah”, Suwandi menjawab dengan singkat, “Karena tidak ada respon.”

Diketahui, persoalan dugaan pungli dalam pengelolaan dana Oplah ini kini telah diselesaikan secara musyawarah bersama pihak DPRD Bangka Selatan dan unsur terkait. Meski demikian, dinamika dan gesekan pendapat antara pihak-pihak yang terlibat masih menyisakan polemik di tengah masyarakat.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *