Diduga surat SP3AT di terbitkan di pelabuhan tradisional Sadai cacat Hukum? M amin : Mari kita tinjau bersama

Bangka Selatan91 Dilihat
banner 468x60

Bangka Selatan, gashnews.com – Jual beli lahan di area pelabuhan antara pelabuhan feri dan pelabuhan Sadai menuju penutuk, kec. Tukak Sadai, kabupaten Bangka Selatan (Basel), kepulauan (Babel) kian bergulir hingga menempuh ke meja hijau pengadilan negri Sungailiat.

Pasalnya lahan yang sudah puluhan tahun di duduki oleh puluhan para pedagang untuk mencari nafkah itu di gugat ke pengadilan oleh salah satu pemilik lahan yang mengklaim milik warisan peninggalan orang tuanya dulu.

banner 336x280

Untuk itu Muhamad Rosidi salah satu aktivis warga negara Indonesia, menyuarakan hal ini dan mendampingi puluhan masyarakat di halaman kantor Bupati Bangka Selatan agar menemukan keadilan

Rosidi menilai gugatan ini tidak singkron dengan surat sp3at yang dikeluarkan oleh pihak desa dan kecamatan sebagai acuan yang di gugat oleh munarik ke pengadilan.

“Munarik ini adalah salah satu orang yang di duga telah mengklaim lahan tersebut secara sepihak. Jelas Rosidi kepada gashnews.com Senin, 30/10/2023

“Lahan yang di klaim oleh (Mr) cs itu berbatasan langsung dengan syabandar pelabuhan Sadai.

Harapan Rosidi bersama puluhan masyarakat desa Sadai ini melakukan audiensi kepada Bupati Bangka Selatan Riza Herdavid agar mengevaluasi ulang surat sp3at yang telah di keluarkan oleh kades dan camat tukak Sadai itu.

“Miris lahan yang diduga sudah di terbitkan surat sp3at secara sepihak oleh pihak desa dan camat Tukak Sadai itu, telah di perjual belikan kepada salah satu pengusaha Toboali (AC)

“Dikatakan Rosidi dari pihak syabandar pun belum menandatangani surat sp3at tersebut,” tukas Rosidi

“Saya menduga kuat berdasarkan hasil kajian kami penerbitan surat sp3at ini diduga kuat pihak desa dan camat telah melakukan Maladministrasi,” pungkas Rosidi

Kepala desa Sadai M Amin mengatakan,” kan kasusnya sudah masuk pengadilan. Yah kalau ada kesalahan di sp3at mari kita sama-sama tinjau di mana permasalahanya,” jelas kepala desa

Saya rasa kita duduk bersama terus kita ke lapangan melihat dimana letak kesalahanya,” kata M amin kepada wartawan melalui pesan singkat.

Hingga berita ini di terbitkan, awak media terus menggali informasi lebih lanjut guna penyeimbangan berita.

Sy

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *