Gash – Puluhan ponton rajuk tower yang diduga ilegal tampak beroperasi secara terang-terangan di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Jalan Laut, Sungailiat, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. 18/06/2025 Rabu
Informasi yang dihimpun dari sumber terpercaya menyebutkan bahwa aktivitas pertambangan ini masih terus berlangsung tanpa ada penindakan tegas dari aparat berwenang. Keberadaan tambang ilegal tersebut menimbulkan kekhawatiran akan dampak jangka panjang terhadap ekosistem, lingkungan, dan keberlangsungan hidup masyarakat setempat.
Diketahui bahwa fungsi DAS sangat vital sebagai kawasan resapan dan aliran air hujan menuju sungai-sungai kecil hingga ke sungai utama. Rusaknya kawasan ini dapat memicu berbagai bencana lingkungan, seperti banjir, pencemaran air, hingga hilangnya keanekaragaman hayati di wilayah sekitar.
Kondisi ini menjadi ujian nyata bagi aparat penegak hukum dan instansi terkait. Mampukah mereka bertindak tegas terhadap praktik pertambangan ilegal yang semakin meresahkan masyarakat?
Masyarakat berharap aparat tidak hanya bersikap reaktif, tetapi juga mampu mengambil langkah tegas dan konsisten demi menyelamatkan lingkungan hidup yang semakin terancam.
“Tolong dinaikkan permasalahan ini, Pak. Masih berjalan sampai saat ini dan diduga ada keterlibatan aktor besar di baliknya,” ungkap seorang narasumber kepada redaksi, Sabtu (21/6/2025) siang.
Hebatnya, di balik aktivitas tambang rajuk ilegal ini, diduga terselip peran salah satu aktor bos besar yang memiliki pengaruh kuat, sehingga aktivitas tersebut terus berjalan tanpa hambatan.







